Navigate Up
Sign In

Kampung Baru Dimekarkan di Sarmi Tak Dapat Dana Respek

bupati sarmi drs manibor.jpg
Bupati Sarmi Drs.M.Manibor,M.MT saat berkunjung di Distrik Bonggo
 
SARMI - Bupati Kabupaten Sarmi, Drs. M. Manibor, M.MT ketika ditemui Koran ini, menuturkan bahwa penyaluran dana pemberdayaan kampung sebesar Rp 500 Juta oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Sarmi, ditambah Rp 200 Juta melalui program Respek dan PNPM Mandiri tahun ini, tidak termasuk kampung-kampung yang baru dimekarkan.
 
Dikatakan juga bahwa penyaluran dana yang akan di laksanakan dalam waktu dekat di 84 kampung dan 2 kelurahan langsung ditangani melalui Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) sesuai mekanisme yang ditetapkan.
 
Belajar dari pengalaman yang sudah-sudah mengingat program pendampingan oleh SKPD ini pernah dilaksanakan di tahun-tahun sebelumnya, maka Bupati menghimbau agar penyaluran dan penggunaan dana pemberdayaan yang akan dikucurkan harus benar-benar menyentuh kepada masyarakat sesuai dengan program kerja yang disusun bersama SKPD di tiap - tiap Kampung, sehingga benar -benar dirasakan manfaatnya. “Untuk itulah maka kepala kampung dilarang keras untuk meninggalkan kampung dengan alasan yang tidak jelas,” terang Manibor.
 
Ketika dimintai tanggapan mengenai keberadaan truk-truk kampung, mantan ketua Bappeda Sarmi ini menegaskan bahwa seharusnya kepala-kepala kampung tahu untuk bertanggung jawab terhadap aset-aset tersebut. “Guna menunjang semua kebutuhan yang berkaitan dengan penggunaan truk di setiap kampung,” tegas Bupati sambil memberikan contoh adanya truk dari Sarmi yang ditahan di Polresta Jayapura.
 
 
04/04/2012
opk