Navigate Up
Sign In

Wisata Sejarah Di Merauke

By : Eggy Racong Reopat

Kabupaten Merauke merupakan salah satu dari kabupaten/kota yang ada di Provinsi Papua.
Bila di sebelah Timur Merauke berbatasan dengan PNG, maka di Utara berhadapan dengan Kabupaten Boven Digul dan Kabupaten Mappi. Sedangkan di bagian Barat dengan Kabupaten Asmat dan di Selatan terbentang Laut Arafura.

Dengan luas wilayah 45.071 kilometer persegi, Kabupaten Merauke memiliki potensi sumber daya alam yang besar. Sementara pariwisata dan budaya merupakan salah satu potensi yang turut mendukung.

Beberapa Wisata Sejarah di Merauke :
 
Wisata Sejarah
Beberapa tugu yang dibangun di Merauke  serta tempat pengasingan Soekarno-Hatta, sebagai media memperingati suatu peristiwa yang bersejarah
 
Tugu Merauke
Tugu Merauke.jpg

Tugu yang letaknya di jantung kota ini merupakan tugu untuk mengenang peristiwa kedatangan bangsa asing ke Merauke. Kedatangan bangsa Belanda melalui Sungai Maro hingga bertemu dengan Suku Marind – suku asli Merauke. Dimana pada peristiwa tersebut terjadi kesalahpaaham pengertian bahasa antara Suku Marind dengan bangsa Belanda. Saat menanyakan mengenai sungai yang mereka lalui, Suku Marind menjawabnya dengan ucapan “Maro-Ka-Ahe” yang artinya “ini Sungai Maro”. Hingga akhirnya menjadi kata Merauke.
 
Pada tugu ini terdapat patung seorang asing bersama dua orang Suku Marind yang berpakaian tradisional sedang mengangkat sebuah hati dan salah satu orangnya menunjuk ke satu arah, yang berarti hati mereka satu dan mereka memiliki tujuan yang sama tanpa ada memandang perbedaan. Itulah yang menggambarkan motto atau semboyan dari kota Merauke “Izakod Bekai Izakod Kai”, yang artinya “Satu Hati Satu Tujuan”.
 
 
Tugu Pepera
tugu pepera.JPG
 
Mudah saja untuk anda menemukan tugu ini, karena letaknya yang berada di pusat kota. Tugu Pepera ini dibangun pada 17 September 1969 untuk memperingati bersatunya wilayah Irian Barat (sekarang Papua) ke negara Indonesia.
 
 
Tugu L B Moerdani
tugu lb moerdani.jpg

Tugu L.B. Moerdani, merupakan sebuah tugu peringatan peristiwa penerjunan Tentara Indonesia di bumi Papua untuk merebut Irian Barat (sekarang Papua) dari tangan pemerintah Belanda. Penerjunan ini dilakukan pada tanggal 4 Juni 1962 yang dipimpin oleh Mayor L.B. Moerdani. Tugu yang merupakan persembahan dari masyarakat Merauke untuk menghormati jasa para pejuang pembebasan Irian Barat ini, diresmikan pada tanggal 2 Oktober 1989, dan terletak di distrik Tanah Miring Kabupaten Merauke.
 
 
Tugu Kembaran
tugu kembar sabang merauke.jpg

Yaitu tugu Sabang-Merauke, tugu kembaran yang hanya terdapat di Sabang dan Merauke. Bentuknya yang sama menggambarkan luas wilayah Indonesia dari Sabang hingga Merauke. Tugu yang masuk ke dalam Distrik Sota ini berjarak sekitar 80 kilometer dari Kota Merauke. Di dekat tugu berdiri pos yang dijaga oleh personil TNI. Tempat yang dulu sepi kini berubah menjadi ramai karena di sekitarnya berjejer warung-warung makanan yang dikelola oleh para pendatang, umumnya berasal dari Pulau Jawa.
 
 
Tugu Perbatasan RI-PNG
tugu perbatasan.JPG

Tak jauh dari Tugu Sabang-Merauke, kurang lebih 500 meter, berdiri sebuah tugu yang merupakan garis batas Indonesia dan PNG. Tugu setinggi kira-kira 1,6 meter ini diresmikan pada November 1983. Batas tanda ditetapkan dengan koordinat posisi lintang selatan 8 derajat 25' 45" dan bujur timur 141 derajat 01' 10". Kawasan setelah tugu sebenarnya merupakan daerah tak bertuan (no-man's land) namun sering digunakan pelintas batas sebagai jalan setapak untuk kegiatan ekonomi.
 
 
Tempat di asingkannya Soekarno-Hatta
 boven digoel.gif

Anda juga bisa melihat tempat dimana Presiden dan Wakil Presiden pertama, di asingkan ke penjara bawah tanah oleh kaum muda demi kemerdekaan Indonesia. Yang bertempat kurang lebih 600km dari Kabupaten Merauke. Yaitu tepatnya di Kabupaten Boven  Digoel.